Diabetes

Insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas terletak dilekukan usus dua belas jari. Sanagt penting untuk menjaga keseimbangan kadar glukosa darah. Bila terjadi gangguan kerja pada insulin, baik secara kualitas maupun kuantitas. Keseimbangan tersebut akan terganggu, dan kadar glukosa darah cenderung naik .

Seseorang sudah dapat dikatakan menderita Diabetes Mellitus jika ada keluhan :

Keluhan Awal Diabetes:

  • Banyak Minum (Polifagia)
  • Banyak Kencing (Polidipsia)
  • Penurunan Berat Badan (Poliurinia)

Dalam fase ini biasanya penderita menunjukkan berat badan yang terus naik, cenderung bertambah gemuk karena pada saat ini julah insulin masih mencukupi.

Bila keadaan tersebut tidak cepat diobati, lama kelamaan mulai muncul gejala yang disebabkan oleh kurangnya glukosa, maka kadar glukosa darah menjadi tinggi atau naik. Gejalanya nafsu makan berkurang, banyak minum, banyak kencing, dalam fase ini biasanya penderita menunjukkan berat badan menurun, cenderung bertambah kurus, karena pada saat ini jumlah insulin tidak mencukupi. Zat gula atau glukosa tidak terproses dengan baik sehingga tumpah ke air seni dan darah, dan darahnya mengandung glukosa yang lebih banyak daripada biasanya. Penyakit ini tidak dapat menular, tetapi dapat turun temurun dan biasanya timbul pada usia 40 tahun ke atas.

Resiko Mengidap Diabetes Mellitus

Penyakit Diabetes Mellitus kebanyakan adalah penyakit keturunan, bukan penyakit menular. Meskipun demikian bukan berarti penyakit tersebut pasti menurun kepada anak, walaupun kedua orang tuanya menderita penyakit Diabetes Mellitus. Bila dibandingkan dengan kedua orang tuanya yang normal (non diabetes), yang jelas penderita Diabetes Mellitus lebih cenderung mempunyai anak yang menderita penyakit Diabetes Mellitus.

Gejala Diabetes Mellitus

Biasanya penderita penyakit Diabetes Mellitus ini tidak menunjukkan gejala yang mendadak, tetapi penderita tersebut menunjukkan gejala sesudah beberapa bulan atau tahun. Gejala tersebut dinamakan gejala kronik atau menahun. Gejala kronik yang timbul sebagai berikut:

  1. Kesemutan
  2. Kulit terasa panas atau seperti tertusuk-tusukĀ  jarum
  3. Rasa tebal di kulit, sehingga bila berjalan terasa seperti di atas kasur atau bantal
  4. Kram
  5. Capek
  6. Mudah mengantuk
  7. Mata kabur, biasanya sering ganti kacamata
  8. Gatal di sekitar kemaluan, terutama wanita
  9. Gigi mudah goyah dan mudah lepas
  10. Kemampuan seksual menurun
  11. Impotensi
  12. Keguguran pada wanita hamil

Diabetes Mellitus tidak harus dijadikan Momok

Penyakit Diabetes Mellitus janganlah dijadikan momok, namun harus diperangi agar anda dapat hidup bahagia. Bila diremehkan penyakit Diabetes Mellitus dapat menyerang seluruh anggota tubuh. Jika kita mengetahui apakah sebenarnya penyakit Diabetes Mellitus itu seperti yang tertera di atas, kemudian merawatnya dengan baik semua komplikasi tersebut akan tertunda atau batal pemunculannya. Kalau penderita Diabetes Mellitus sudah terlanjur mengidap komplikasi, perawatan dan pengobatan yang baik dan kontinue akan dapat mencegah komplikasi yang timbul tersebut.

Karena itu penyakit Diabetes Mellitus sebenarnya dapat memberikan reward (hadiah) dan punishment (hukuman) kepada penderita. Ini berarti bahwa bila penderita Diabetes Mellitus banyak melanggar pantangan ia akan dapat hukuman berupa komplikasi di kemudian hari. Sebaliknya jika penderita Diabetes Mellitus tertib merawat penyakitnya dengan baik komplikasi tersebut tidak atau sulit muncul.

Penderita Diabetes Mellitus Dihimbau agar :

  1. Memerangi Diabetes Mellitus dengan cara mencegah dan merawatnya sedini mungkin sebelum timbul komplikasi
  2. Memerangi Diabetes Mellitus yang sudah menunjukkan komplikasi, agar mengobati dengan baik dan teratur supaya komplikasi berhenti sampai di situ saja dan tidak berkelanjutan.