Kami memproduksi jamu yang sangat baik untuk mengobati diabetes, terbuat dari herbal tanpa efek samping dan tidak mengandung bahan kimia. Kami kemas berupa kapsul agar mudah diminum, kegunaannya untuk mengobati diabetes atau untuk menormalkan kembali bekerjanya fungsi organ tubuh yang bernama pankreas agar supaya aktif memproduksi hormon insulin.

Jamu diabetes ini telah diuji di laboratorium Universitas Indonesia dan telah lulus Depkes RI serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

An-nisaa (POM TR. 043 332 151)

Man Tonic (POM TR. 043 332 141)

Di Mesir tahun 1552 sebelum Masehi telah dikenal adanya suatu penyakit dengan gejala sering kencing dan dalam jumlah yang banya yang disebut “Poliuria” serta penurun berat badan yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Kemudian pada tahun 400 sebelum Masehi, penulis India Sushrutha memberi nama penyakit itu “Penyakit Kencing Madu” (Honey Urine Disease).

Aretaeus, pada tahun 200 sebelum Masehi merupakan orang yang pertama kali memberi nama Diabetes yang berarti “mengalir terus” dan Mellitus yang berarti “Manis”. Disebut Diabetes karen aselalu minum dalam jumlah banyak (Polidipsia) yang kemudian mengalir terus berupa urine.di sebut Mellitus karena  urine pada penderita itu mengandung glukosa (glukosa/gula).

Pada dasarnya Diabetes Mellitus disebabkan oleh hormon insulin penderita yang tidak mencukupi atau tidak efektif sehingga tidak dapat bekerja secara normal. Padahal, insulin mempunyai peran utama mengatur kadar glukosa dalam darah, yaitu sekitar 6- = 120 mg/dl waktu puasa, dan di bawah 140 mg/dl pada dua jam sesudah makan (pada orang normal).

Sejak ditemukan insulin pada tahun 1921 oleh Banting dan Best di Canada, angka kematian dan keguguran ibu-ibu yang hamil semakin berkurang. Sejak penemuan itu penanganan Diabetes jauh lebih efektif diabnding sebelumnya. Dewasa ini, dengan perawatan yang intensif, hampir semua pasien Diabetes bisa kembali ke kehidupannya yang normal dan produktif.

Biasanya tubuh anda mengubah gula dan tepung menjadi glukosa (gula sederhana) yang berfungsi sebagai bahan bakar. Ketika Diabetes berkembang, jumlah glukosa dalam tubuh sangat tinggi. Karena insulin (zat yang mengontrol tingkat glukosa) jumlahnya tidak memadai.

Oleh karena itu penderita Diabetes tidak mampu menghasilkan insulin sebagaimana mestinya. Itulah sebabnya mereka harus mendapat suntikan insulin atau obat-obatan lainnya lewat mulut untuk membantu tubuh mengeluarkan lebih banyak lagi insulinnya.

Hormon Insulin
Hormon insulin berguna untuk memproses zat gula atau glukosa yang berasal dari makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum. Bila pankreas anda sudah normal/ atau produksi hormon insulin anda sudah cukup maka gula darah anda akan terproses dengan baik, berarti anda telah terbebas dari diabetes.

Orang yang menderita diabetes
Pada pankreas terjadi kerusakan atau kerja dari pankreas tidak sempurna, sehingga pankreas tidak menghasilkan hormon insulin yang cukup untuk menetralisir gula darah.

Diabetes disebabkan oleh tidak cukupnya hormon insulin yang dihasilkan pankreas untuk menetralisir gula darah dalam tubuh

Hormon Insulin

Hormon insulin berguna untuk memproses zat gula atau glukosa yang berasal dari makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum. Bila pankreas anda sudah normal/ atau produksi hormon insulin anda sudah cukup maka gula darah anda akan terproses dengan baik, berarti anda telah terbebas dari diabetes   Penderita Diabetes pada pankreasnya terjadi kerusakan atau kerja pankreas tidak sempurna, sehingga pankreas tidak menghasilkan hormon insulin yang cukup untuk menetralisir gula darah

Ciri-ciri umum diabetes adalah :

  • Sering buang air seni
  • Cepat lapar dan haus
  • Cepat lelah dan mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Gatal-gatal pada kulit dan vagina (wanita)
  • Luka sukar sembuh
  • Syahwat menurun impotensi (pria)
  • Kemandulan pada pria dan wanita

Untuk membantu anda mengenali tanda-tanda peringatan Diabetes telah ditetapkan suatu standar yaitu American Institute For Preventive Medicine Menggunakan Singkatan Diabetes Dan Caution.

Perhatikan munculnya gejala-gejala berikut ini :

  • Mengantuk
  • gatal-gatal
  • Sejarah diabetes dalam keluarga
  • Pandang kabur
  • Berat badan yang berlebihan
  • Mati rasa atau rasa sakit pada anggota tubuh bagian bawah
  • Infeksi kulit, serasa dipotong-potong, gatal-gatal khususnya pada kaki
  • Infeksi kulit

 

Tanda tanda lainnya adalah :

  • Kencing terus menerus
  • Haus yang tidak seperti biasanya
  • Rasa lapar yang aneh
  • Turun berat badan secara cepat
  • Cepat naik darah
  • Sangat lemah dan lemas
  • Mual-mual dan muntah-muntah

Resiko Mengidap Diabetes Mellitus

Penyakit Diabetes Mellitus kebanyakan adalah penyakit keturunan, bukan penyakit menular. Meskipun demikian bukan berarti penyakit tersebut pasti menurun kepada anak, walaupun kedua orang tuanya menderita penyakit Diabetes Mellitus.

Bila dibandingkan dengan kedua orang tuanya yang normal (non diabetes), yang jelas penderita Diabetes Mellitus lebih cenderung mempunyai anak yang menderita penyakit Diabetes Mellitus

Menurut Urutan yang Menderita Diabetes Mellitus adalah:

  1. Kedua orang tuanya menderita penyakit Diabetes Mellitus
  2. Salah satu atau saudara kandungnya mengidap penyakit Diabetes Mellitus
  3. Salah satu anggota keluarganya (nenek, paman, bibi, sepupu) mengidap penyakit ini.
  4. Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg
  5. Pada waktu pemeriksaan kesehatan ditemukan kadar glukosa darah melebihi antara 140 – 200 mg/dl
  6. Menderita penyakit lever (hati) yang kronik atau cukup berat.
  7. Terlalu lama mengkomsumsi obat-obatan, suntikan atau minum tablet golongan kortikosteroid (sering digunakan oleh penderita asma, penyakit kulit, dan reumatik) misalnya : Prednisone, Oradexon, Kenacort, Rheumacyl, Kortise, Hidrokortison)
  8. Terkena infeksi virus tertentu : misalnya virus Morbili, virus yang menyerang kelenjar ludah, seperti pada penyakit gondengan, dll. Infeksi virus ini lebih sering timbul pada anak-anak.
  9. Terkena obat-obatan anti serangga.